Kebiadaban tentara Yahudi dalam menyiksa anak2 palestina untuk mendapatkan pengakuan dan Biadabnya Kristen Pendengki Indonesia

Thursday, September 2, 2010
Setelah mengunjungi beberapa tahanan anak kemarin yang ditahan di Penjara Megiddo, pengacara yang menangani Tahanan telah menyatakan bahwa tahanan anak bersaksi di bawah sumpah mereka telah diinterogasi dan secara sistematis disetrum dan disiksa oleh aparat intelijen Israel di permukiman dekat kota-kota Palestina.

Menurut Salim Redouane yang ditahan dekat Qalqilya pada tanggal 8/5/2010 ia ditahan di sebuah kamp di dekat Tzofin selama 3 jam sebelum ditransfer ke pemukiman Ariel di mana ia diinterogasi oleh Introgrator Shin Bet. Kepalanya berulang kali dihajar ke tembok penjara sebuah usaha untuk memaksanya agar ia mengaku, dan ia dipukuli terus-menerus.Para Investigator itu mengancam akan membakar kulitnya jika dia tidak mengakui tuduhan terhadap dirinya.

Tahanan lain, Mohamed Ali Radwan, memberitahu pengacara bahwa ia ditangkap oleh sekumpulan prajurit babi dan kera di rumahnya di Qalqilya Azzun pada tanggal 8/3/2010 dan salah satu prajurit itu memaksanya untuk melepaskan kemejanya untuk digunakan sebagai penutup matanya. Dia diborgol dan kemudian dibawa ke suatu tempat dekat desa di mana dia diminta untuk menyerahkan apa yang ada di tangannya sebelum ia dipukul dari belakang dengan popor senapan dan ditendang berulang kali di perut dan punggung. Salah seorang prajurit kemudian menyeretnya dan mengakibatkan luka yang dalam di tangannya dan ia dibawa ke pemukiman Ariel di mana ia diinterogasi selama beberapa jam dan terus menerus dipukul di kepala, wajah dan seluruh tubuhnya.

Menurut kesaksian Yahya Ali Abdel-Hafez, yang lahir pada 3 juli 1995 dan penduduk Governorat Qalqilya dari Azzoun, dia ditangkap pada tanggal 8 mei 2010 dekat kota Qalqilya dan dibawa ke sebuah kamp dekat Tzofin mana ia ditahan selama 3 jam sebelum dipindahkan ke pemukiman Ariel dan diinterogasi. Selama interogasi, dia tidak tahu-menahu mengenai tuduhan terhadap dirinya dan karena itu ia dipukuli di wajah beberapa kali dan berulang-ulang disetrum. Di bawah paksaan, Yahya akhirnya menandatangani pernyataan agar tidak disiksa terus-menerus.

Pengacara juga mengunjungi Abdul Hamid Abdul Latif Abu Sa'id Haniyeh yang dilahirkan pada tanggal 11 desember 1994. Seorang penduduk Azzun, dia ditangkap pada tanggal 8/5/2010 dekat Qalqilya, di mana juga dibawa ke pemukiman Ariel dan diinterogasi oleh interogrator Shin Bet. Dia dipukuli sangat parah sebelum sebelum disetrum dengan tegangan listrik yang cukup tinggi. Seorang anak yang bernama Abdul Hamid ini yang begitu ketakutan, ia berpikir ia akan dipenjarakan di penjara Megiddo bersama dengan saudara-saudaranya ketika menandatangani pernyataan yang diberikan padanya.

Pengacara juga mengunjungi Ahmed Hussein Mustafa yang lahir pada 01/10/1994 dan dari Jalazoun, utara Ramallah. Dia ditangkap dari rumahnya pada pukul tiga pagi pada tanggal 11/2/2010 dan ia dipukuli didalam rumahnya h sebelum dibawa ke Beit El. 2 Saudaranya ditahan juga di penjara Negev.

Sumber: middleeastmonitor.org.uk

KEBIADABAN TENTARA YAHUDI INI SECARA SADAR DIDUKUNG OLEH KRISTEN-KRISTEN PENDENGKI DI INDONESIA, COBA LIHAT PAGE BERIKUT INI :

http://www.facebook.com/IsraelinIndonesia?ref=mf#!/IsraelinIndonesia?v=wall&ref=mf

KONSPIRASI ANTARA KRISTEN DAN YAHUDI BEGITU NYATA DAN TERANG!!

MEREKA SANGAT BIADAB!!

KEMANA MEREKA (KRISTEN PENDENGKI) SAAT WNI DITEMBAK YAHUDI BIADAB!!

MANA SUARA MEREKA!!

MEREKA MENIPU KITA DENGAN LICIK DENGAN DALIH NASIONALISME BAU TENGIK!!

SEMOGA MEREKA CEPAT MAMPUSSS!!!

MANUSIA-MANUSIA BIADAB INI TIDAK PUNYA HATI NURANI INI!!!

sumber

0 comments:

Post a Comment

 
Kuffar Conspiracy © 2010 | Designed by Blogger Muslim | Blogger Template by Muslim Defense